Sebagaian besar dari kita mungkin sudah tidak asing mendengar istilah BBQ, apalagi bagi mereka yang tergolong the meat-lover, yang suka mengkonsumsi daging merah (sapi, domba, dan atau babi) dan juga olahannya.
BBQ merupakan kependekan dari kata barbeque atau barbecue, merupakan metode mengolah produk daging dengan memanaskan daging pada alat panggang dengan media bara api, arang, atau charcoal (sejenis batu yang diperuntukkan bagi kegiatan BBQ). Pengertian BBQ juga digunakan secara spesifik untuk jenis produk saus rendam (marinade) daging sebelum proses pemanggangan, dan juga suatu pesta yang mana terdapat aktivitas ber-BBQ.

Aktivitas BBQ biasanya dilakukan di luar ruangan (outdoor), misal di taman/kebun, menggunakan kayu bakar atau arang, sedangkan di restoran, BBQ biasanya dilakukan menggunakan oven metal yang didesain khusus untuk proses BBQ.

Di sejumlah negara, terdapat beberapa variasi terkait dengan proses BBQ. Di Amerika Selatan, pengertian BBQ adalah proses pengolahan dengan pemanasan tidak langsung karena adanya media arang atau charcoal dan terdapat jarak antara produk yang dipanaskan dengan sumber panas. Pemanasan dengan metode ini akan memecah jaringan ikat kolagen pada serabut daging yang membuatnya mudah dikunyah. Sedangkan proses pengolahan dengan pemanasan langsung dan tingkat panas yang tinggi disebut grill.

Ada 3 tahapan utama dalam melakukan aktivitas BBQ, yaitu persiapan bahan dan peralatan, proses BBQ, dan penyajian. Persiapan bahan mulai dari pemilihan produk daging (daging sapi) yang akan digunakan, persiapan bumbu, persiapan alat BBQ. Daging sapi yang biasa digunakan untuk ber-BBQ adalah sirloin, tenderloin, cube roll, dan rump.

0 komentar:

Poskan Komentar

Yuk comment tapi jangan SPAM ya..