Tampilkan postingan dengan label Management Perhotelan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Management Perhotelan. Tampilkan semua postingan
Chef Online - Banyak hotel terutama yang berskala Internasional sudah menyediakan pelayanan Reservation Online. Tetapi masih banyak juga beberapa hotel menengah dan kecil yang belum memanfaatkan teknologi informasi yang terintegrasi untuk menambah nilai kepuasan tamu hotel. Dengan daya saing yang semakin ketat dalam bisnis perhotelan maka hotel-hotel berskala bawah dan menengah harus dapat melakukkan persaingan untuk mendapatkan pelanggan.Dengan penerapan Sistem Teknologi Informasi terintegrasi pada sebuah hotel banyak memberikan manfaat yang banyak bagi pihak manajemen hotel antara lain :

RESERVATION

Modul Reservation adalah sistem yang dibuat untuk membantu proses proses pencatatan reservasi hotel.

Dengan modul ini data-data reservasi hotel akan terkumpul secara komputerisasi dan juga kegiatan reservasi tersebut dapat terkontrol dan termonitor secara effektif dan effisien.

SERVICE

Modul Service adalah sistem yang dibuat untuk pencatatan service untuk setiap kamar. Dengan modul ini da a-data service kamar hotel akan terkumpul secara komputerisasi dan juga kegiatan Service tersebut dapat terkontrol dan termonitor secara effektif dan efficient.

CHECK-IN

Modul Check-In yang disiapkan sebagai tools untuk pencatatan Check-In. Dengan modul ini data-data Check-In tamu hotel akan terecord secara tepat dan akurat.

CHECK-OUT

Modul Check-Out disiapkan untuk pencatatan Check- Out. Dengan modul ini data-data Check-Out tamu hotel akan terecord secara tepat dan akurat.

BILLING

Modul Billing merupakan fasilitas yang disediakan untuk Informasi billing untuk setiap kamar. Melalui modul ini diharapkan perusahaan terutama bagian Finance dapat dengan mudah dan lebih akurat dalam menilai proses billing sehingga tingkat kesalahan yang diakibatkan oleh human error dapat diminimalkan.

HOUSE KEEPING

Modul House Keeping merupakan fasilitas yang disediakan untuk pencatatan dan status setiap kamar. Modul ini akan membrikan informasi status setiap kamar secara cepat, tepat dan akurat .

ADMINISTRATION

Modul Administration adalah sebuah system terintegrasi yang memberikan beberapa informasi antara lain:

Setup : Skema pengaturan sistem hotel

Visitor Profile : Informasi tamu-tamu hotel

Reports : Informasi dan laporan-laporan

Finance : Neraca, Rugi-laba, Pembukuan keuangan dan lainnya

Melalui modul ini pengelola Hotel terutama bagian admin & finance akan akan secara cepat, tepat, akurat, efektif dan effisien dalam melaksanakan tugasnya masing-masing
»»  Baca Selanjutnya...
Chef Online - Talent management atau manajemen bakat adalah suatu proses manajemen SDM yang terkait tiga proses, yaitu :
• Mengembangkan dan memperkuat karyawan baru pada proses pertama kali masuk perusahaan (onboarding).
• Memelihara dan mengembangkan pegawai yang sudah ada di perusahaan.
• Menarik sebanyak mungkin pegawai yang memiliki kompetensi, komitmen dan karakter bekerja pada perusahaan.

Talent management pertama kali diperkenalkan oleh McKinsey & Company following melalui salah satu studi yang dilakukannya tahun 1997. Pada tahun berikutnya, talent management kemudian menjadi salah satu judul buku yang ditulis bersama oleh Ed Michaels, Helen Handfield-Jones, dan Beth Axelrod. Era globalisasi telah membawa perubahan drastis dalam menjalankan bisnis dan mengelola organisasi. Arus informasi dan perubahan yang cepat dan terus menerus, menuntut adaptasi dari perusahaan.

Proses pencarian talenta baru saat ini masih belum mencapai hasil yang maksimal. Mutu dari SDM yang baru direkrut seringkali masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan, sehingga perusahaan harus menambah waktu dan tenaga untuk memperbaiki kinerja dari talenta baru tersebut. Talenta dan profesional di perusahaan adalah penggerak utama keberhasilan perusahaan.

Sudut pandang lain mengatakan talent adalah orang - orang yang mempunyai kualitas terbaik yang dibangun, dibina oleh sebuah perusahaan guna proses jangka panjang. Merekalah yang akan menjadi penerus bisnis perusahaan kelak. Mungkin kita tahu biasanya dalam sebuah proses rekrutmen ada lowongan manajemen trainee (MT). Nah inilah salah satu cara perusahaan untuk merekrut para talent-talent tersebut, selain membajak talent perusahaan lain. Mereka akan dibina oleh perusahaan agar dapat menjadi generasi penerus perusahaan. Oleh karena itu proses pembentukan talent-talent membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Change or Die" adalah istilah yang seringkali dipakai untuk menunjukkan bahwa perubahan tidak dapat dihindarkan. Akan tetapi, perusahaan seringkali menghadapi hambatan dalam melakukan perubahan. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan pihak ketiga untuk memberikan pandangan baru, dan sekaligus menjadi katalis dalam proses perubahan.
Perusahaan-perusahaan yang menggunakan talent management sebagai salah satu strategi pengelolaan sumber daya manusia berusaha seoptimal mungkin mengaitkan proser pencarian, pemikatan, pemilihan, pelatihan, pengembangan, pemeliharaan, promosi, dan pemindahan pegawai agar terkait dengan bisnis utama perusahaan.

Paradigma yang terkandung dibalik talent management adalah "perusahaan bersaing di level individual". Bila kita berhasil mendapatkan individu-inidividu yang secara rata-rata lebih baik dari pemain lainnya, maka kita akan mendapatkan perusahaan yang akan lebih baik dari pemain lainnya.

Istilah talent management dapat berbeda-beda bagi setiap orang. Ada beberapa persepsi :
1. Bagi sebagian pihak, semua orang dianggap memiliki talent, sehingga kita harus mengidentifikasi dan mengembangkan semua talent tersebut.
2. Hanya sebagian kecil pegawai yang dapat disebut memiliki talent, sehingga kita hanya perlu mengidentifikasi sebagian kecil pegawai yang memiliki talent tersebut dan mengembangkannya.

Kedua persepsi talent management ini ada dalam praktek industri. Dalam praktek manajemen SDM berbasis kompetensi, kedua praktek ini mendapat tempatnya masing-masing. Ini disebabkan dalam penentuan kompetensi, perusahaan dapat membuat kompetensi yang berlaku generik untuk semua pegawai, kompetensi yang berlaku sesuai dengan peran dan tanggung jawab pegawai di level struktural dan fungsinya, atau bahkan kompetensi fungsional yang benar-benar terkait dengan kompetensi inti perusahaan.

Lalu bagaimana jadinya apabila para talent yang sudah dibina lama tersebut dibajak oleh perusahaan lain? Maka dari itu, sudah merupakan tugas perusahaan agar para talent tersebut betah di tempat kerjanya. Sebab apabila tidak, kerugian yang besar pasti akan menimpa perusahaan. Disamping materi yang sudah dikeluarkan, perusahaan juga akan mengalami kerugian dari sisi tenaga dan waktu. Perusahaan harus mencari lagi orang baru dan harus melatihnya dari nol. Dengan demikian perusahaan akan lambat berkembang.

Tapi secara umum perusahaan akan melakukan sebuah proses talent management yang terdiri atas :
1. Proses rekrutmen dan seleksi yang ketat. Inilah proses awal karir sebuah talent akan memasuki sebuah perusahaan. Dengan melakukan langkah ini, perusahaan akan mendapatkan talent-talent yang berkualitas.
2. Pemetaan talent. Hal ini dilakukan agar para talent dapat dikelompokan kedalam kompetensi dan keahliannya masing - masing. Pihak perusahaan akan dengan mudah memantau perkembangan setiap talentnya.
3. Talent pool. Merupakan sebuah hasil saringan dari para talent terbaik di setiap kelompoknya. Para talent best of the best yang dimasukkan dalam talent pool ini akan dibandrol "NOT FOR SALE" untuk perusahaan lain. Karena merekalah yang akan dipromosikan guna meneruskan kepemimpinan bisnis perusahaan. Biasanya talent pool ini berisikan 3% dari setiap populasi karyawan setiap unit.
4. Talent satisfaction. Inilah faktor kunci yang akan menjadikan para talent betah bekerja di sebuah perusahaan. Program ini memanjakan para talent dengan berbagai fasilitas dan pengembangan. Hal ini meliputi :
- Kebutuhan untuk hidup. Para talent akan diberikan sistem renumerasi pendapatan yang kompetitif dengan perusahaan lain. Barbagai fasilitas dan kemudahan dalam menyikapi beban hidup harus disediakan perusahaan. Kalu perlu lebih besar dari perusahaan lain.
- Kebutuhan untuk berkembang. Para talent juga manusia. Kebutuhan untuk mengembangkan potensi diri juga amat dibutuhkan. Oleh karena itu pengembangan karir yang jelas dan kesempatan untuk belajar yang besar amat diminati para talent.
- Kebutuhan untuk berkontribusi. Para takent membutuhkan sebuah tantangan dan keinginan yang besar dalam memajukan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan yang memberikan kebebasan dan kreativitas yang besar kepada para talent akan membuat mereka berlama - lama di kantor.
- Kebutuhan untuk dicintai. Budaya kerja yang nyaman layaknya hidup di tengah keluarga merupakan salah satu keinginan setiap karyawan. Dengan budaya kerja yang demikian dapat menghidupkan mental para talent.
- Kebutuhan untuk meninggalkan warisan. Para talent akan berlomba-lomba untuk melakukan yang terbaik bagi perusahaanapabila perusahaan menghargai setiap kerja mereka. Hasil karya mereka akan terekam terus diperusahaan sampai diganti dengan yang lebih baik.

Demikian sekilas yang perlu dilakukan perusahaan agar para karyawan yang memiliki talent tidak tergiur tawaran perusahaan lain. Tapi langkah-langkah tersebut sangat bergantung dari penilaian para talent itu sendiri. Semoga bermanfaat.
»»  Baca Selanjutnya...

Cooking class kali ini dipadati oleh lebih dari 40 peserta yang penasaran dengan cara pembuatan kwetiaw dan claypot. Sejak pukul 9.00 mereka sudah mulai berkumpul menunggu acara dimulai.

Penasaran bagaimana cara membuat Char Kwey Teow atau hidangan Claypot ala resto? Di cooking class kali ini semua rahasia pembuatan hidangan resto lezat tersebut dikupas tuntas. Mulai dari bahan-bahan, proses pembuatan, hingga tip dan triknya. Intip yuk!

»»  Baca Selanjutnya...
(Management – Service) – Seiring dengan semakin berkembangnya bisnis, tentunya tantangan yang dihadapi juga semakin besar. Nyaris semua bisnis tidak akan lepas dari yang namanya keluhan pelanggan. Keluhan pelanggan merupakan salah satu komponen penting yang perlu untuk diperhatikan, namun sering kali terlewatkan. Mengapa bisnis harus merespon terhadap keluhan pelanggan? Setidaknya ada beberapa alasan penting.

Pertama, keluhan pelanggan merupakan cerminan bahwa terdapat suatu masalah dalam produk maupun layanan Anda. Keluhan mengindikasikan bahwa terdapat kebutuhan pelanggan yang tidak terpuaskan. Ketika suatu kebutuhan tidak terpuaskan, maka besar kemungkinan bahwa pelanggan tidak akan kembali lagi, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kinerja finansial perusahaan.

Kedua, keluhan mengindikasikan bahwa produk dan layanan yang tidak memuaskan, dan itu sudah berada di luar batas toleransi mereka. Pelanggan, pada umumnya mempunyai batas toleransi tertentu, dimana mereka mungkin merasa ada kekurangan pada layanan, namun masih cukup dan bisa diterima. Maka ketahuilah jika pelanggan sudah melakukan komplain, maka artinya mereka sudah tidak bisa mentolerir lagi.

Ketiga, peran word of mouth kini semakin besar, terutama dengan adanya teknologi web 2.0 yang semakin berkembang. Ketika seorang pelanggan mengalami ketidakpuasan, maka dia akan bercerita kepada orang lain, menuliskannya di blog, surat pembaca, atau bahkan menyebarkannya lewat forum maupun media social networking lainnya. Hanya dalam sekejap, maka ketidaksempurnaan produk maupun layanan Anda sudah diketahui banyak orang.

Oleh karena itu, maka keluhan dari pelanggan tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Bisnis perlu melakukan analisa terhadap bagaimana seluk beluk keluhan pelanggan dan melakukan respon untuk memperbaiki produk/layanannya. Mengabaikan keluhan bisa fatal akibatnya, misalnya pelanggan beralih ke pesaing dengan layanan lebih baik. Bisnis perlu memandang keluhan sebagai suatu feedback yang membangun bagi perkembangan ke depan.
»»  Baca Selanjutnya...
(Management - Services) - Suatu hotel yang baik memang harus mempertahankan banyak aspek penting di dalam pemasarannya. Jika hotel tersebut tidak memperhatikan aspek penting yang menunjang keunggulannya, maka hotel tersebut tidak akan menarik bagi calon konsumen. Beberapa aspek penting yang merupakan konsistensi yang harus dipertahankan di dalam memasarkan jasa perhotelan :

Mutu

Di dalam perhotelan, sangat penting untuk mempertahankan mutu dari jasa yang ada. Hal-hal seperti masakan, fasilitas tempat tidur, kenyamanan, bell boy, dan lainnya sangat berpengaruh terhadap mutu suatu hotel. Beberapa hal yang dijadikan patokan umum dalam menilai mutu suatu hotel :

Reservasi

Dalam proses reservasi, peran resepsionis sangat besar untuk dapat menunjang mutu yang baik dalam sebuah hotel. Misalkan saja seorang resepsionis menjawab pertanyaan konsumen dengan jawaban yang tidak jelas atau memusingkan konsumen, hal tersebut juga berpengaruh terhadap mutu hotel tersebut. Konsumen biasanya akan malas untuk mengunjungi hotel tersebut apabila ia sudah mendapatkan jawaban atau respon yang tidak memuaskan dirinya.

Ruang Kamar Hotel

Ruang kamar hotel tidak boleh dianggap remeh. Selain kebersihan, tata letak dari setiap perabotan yang ada merupakan hal yang perlu diperhatikan. Jika tata letak perabotan tidak teratur, atau ruangan hotel tersebut tidak memberikan kesan menarik , maka konsumen akan menolak untuk menginap di hotel tersebut.

Fasilitas

Fasilitas hotel merupakan salah satu daya tarik yang menunjang mutu perhotelan. Keberadaan fasilitas yang umum dimiliki oleh hotel, seperti kolam renang, tempat fitness, dan tempat mainan anak-anak merupakan hal yang menjadi perhitungan konsumen dalam mempertimbangkan mutu hotel.

Lokasi

Akses menuju lokasi perhotelan merupakan hal yang penting. Lokasi hotel yang strategis atau keberadaan hotel yang dikelilingi oleh suasana yang alami merupakan nilai tambah tersendiri bagi hotel tersebut.

Cara Pembayaran dan Pricing

Hotel yang ideal adalah hotel yang memiliki fasilitas pembayaran yang baik, seperti mesin EDC (Electronic Data Capture). Strategi harga juga harus dibuat semenarik mungkin agar konsumen tertarik untuk menginap di hotel tersebut.

Keramahan dan Etika dalam Melayani Tamu Hotel

Keramahan dan etika sangat menunjang pemasaran jasa perhotelan. Pelayanan berupa service yang tepat waktu dan tutur kata yang baik dari petugas hotel merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Terkadang kita memang sering mendapatkan keluhan atau perlakuan yang kasar dari konsumen. Tetapi hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana beretika dan bertutur kata yang baik, karena hal tersebut merupakan salah satu poin penting dalam menunjang keberhasilan servis perhotelan. Kita harus tetap berani mengatakan “ya bu, ditunggu sebentar..” atau “mohon sabar ya, bu..” meskipun rasanya kita kesal bukan main ketika kita melihat konsumen memarahi kita dengan tidak sabar. Meskipun sepertinya mereka tidak terlalu memperdulikan tutur kata dan etika kita ketika menjawab pertanyaan atau keinginan mereka, sebenarnya mereka justru sangat mengingat apa yang kita katakan ketika merespon pertanyaan maupun sikap mereka.

Differensiasi / Keunikan

Setiap hotel harus memiliki keunikan tersendiri. Jika suatu hotel terlihat biasa saja dan tidak memiliki daya tarik atau keunikan khusus, maka hotel tersebut tidak akan menarik bagi konsumen. Keunikan atau differensiasi yang dimiliki oleh suatu hotel merupakan aset bagi suatu hotel untuk menarik konsumen dan mendapatkan keuntungan. Misalnya, jika suatu hotel bukan hanya berupa bangunan mewah biasa, tetapi memiliki keunggulan berupa konservasi tanaman langka dan lainnya, maka hotel tersebut memiliki keunggulan dan daya jual tersendiri.

Kenyamanan dan Kebersihan

Kenyamanan dan kebersihan merupakan hal penting yang sangat perlu diperhatikan. Suatu kondisi hotel yang kotor, tidak terawat, dan tidak memberikan kesan nyaman akan membuat konsumen menjadi enggan untuk menginap di hotel tersebut. Hal yang penting untuk diketahui, kenyamanan dan kebersihan merupakan salah satu dari kesan pertama konsumen mengenai daya tarik dan mutu dari suatu hotel.
»»  Baca Selanjutnya...